Category: Edukasi

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

     

  • Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel melalui mekanisme pengawasan internal yang berjalan aktif, termasuk terhadap anggota yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel sendiri.

     

    Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap proses penanganan sebuah perkara yang sebelumnya ditangani salah satu penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel dan menjadi sorotan di masyarakat.

     

    Personel yang dimaksud adalah AKP TI, yang menjabat sebagai Kanit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Sebelumnya, yang bersangkutan menangani penyelidikan atas sebuah laporan dugaan tindak pidana.

     

    Dalam proses penanganan perkara tersebut, pihak pelapor menyampaikan keberatan yang kemudian ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan internal Polda Sumsel. Penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan internal Polri yang berlaku.

     

    Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel melaksanakan sidang disiplin terhadap personel yang bersangkutan. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor Kep/73/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025.

     

    Berdasarkan keputusan tersebut, AKP TI dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

     

    Pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan pembinaan internal Polda Sumsel untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap keluhan atau keberatan masyarakat yang berkaitan dengan kinerja personel akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan.

     

    “Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa setiap keluhan, termasuk yang menyangkut kinerja personel kami sendiri, ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme resmi. Ini membuktikan bahwa pengawasan internal Polda Sumsel berjalan aktif,” ujar Nandang.

     

    Nandang menambahkan, proses evaluasi dan pembinaan personel merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan masukan publik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    “Kami mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan masukan atau keberatan melalui saluran resmi, seperti Bidang Propam, apabila menemukan hal yang perlu dievaluasi dalam pelayanan kepolisian,” tegasnya.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan fungsi pengawasan internal terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.

     

    Setiap laporan atau keberatan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

     

    Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

    Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

     

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta.
    Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta.
    Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Dalam Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

    Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Dalam Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

    Sumber:metrotv

     Jakarta. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menangani dan mengungkap rangkaian kasus kerusuhan yang terjadi pada 27 Agustus 2026.

    Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Harian Kompolnas Arief Wicaksono Sudiutomo. Ia menilai penanganan perkara oleh Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Perempuan, Anak, dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO), dilakukan secara profesional.

    “Kami sampaikan dari Kompolnas, bahwa kami memberikan apresiasi atas apa yang sudah dicapai oleh Polda Metro Jaya, khususnya Dirkrimum dan Direktur PPA-PPO, dan tentunya akibat tangan dari Pak Kabid Humas, Pak Budi. Terima kasih,” kata Arief dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/09/2026).

    Kompolnas, kata Arief, terus mengikuti perkembangan penanganan perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya sejak peristiwa tersebut terjadi.

    Ia menjelaskan, kerusuhan yang terjadi pada malam 27 Agustus 2026 merupakan peristiwa yang berbeda dengan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung pada siang harinya.

    Menurut Arief, salah satu perkembangan penting dalam penanganan perkara tersebut adalah pengungkapan pihak-pihak yang diduga menggerakkan dan mendanai massa.

    Pendanaan tersebut, menurutnya, diduga digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan massa yang digerakkan untuk mengikuti aksi.

    Kompolnas juga mengapresiasi langkah kepolisian dalam menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan Bambang Setiawan meninggal dunia.

    “Kita lihat slogan dari pada Polda Metro Jaya dalam hal ini adalah “Jaga Jakarta”, ini sudah dilaksanakan secara profesional, komprehensif, dengan ditangkapnya tiga orang tersangka,” ujar Arief.

    Arief menilai proses pengungkapan dan identifikasi para tersangka dilakukan melalui sejumlah metode serta melibatkan berbagai pihak dan ahli.

    Dalam proses penyelidikan, polisi turut menganalisis sejumlah barang bukti, termasuk tongkat pemukul dan batu yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

    Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) serta video yang beredar di media juga dianalisis untuk membantu mengidentifikasi para pelaku.

    Menurut Arief, langkah tersebut menunjukkan proses kerja kepolisian yang profesional dalam mengungkap perkara.

    Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi, terutama yang melibatkan anak-anak dalam aksi yang berujung kerusuhan akibat iming-iming uang.

    Karena itu, Arief mengimbau agar anak-anak tidak dilibatkan dalam kegiatan yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis dan kerusuhan.

    “Jadi, mudah-mudahan mereka lebih baik di rumah. Jangan sampai mereka turun ke jalan untuk bisa melaksanakan panggilannya, demo, tapi ternyata disuruh rusuh,” pungkas Arief.

  • Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan Persija Vs Persib, di Gelora Bung Karno (GBK) berjalan aman dan lancar.

    “Kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, lancar, sehingga proses pengamanan di GBK dalam pertandingan Persija melawan Persib berjalan tertib, damai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (12/9/2026).

    Budi menyebut, bahwa Polda Metro Jaya mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran pertandingan tersebut.

    Menurutnya, polisi sampai saat ini masih melakukan beberapa rangkaian demi memastikan semuanya berjalan aman. Di antaranya mengawal bubarnya penonton.

    “Dan kita masih berharap, kita masih, petugas pengamanan juga masih melakukan pengamanan, pengawalan sampai dengan masa cair,” ujar Budi.

    Menurut Budi, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik seluruh stakeholder terkait.

    “Kami juga mengapresiasi kepada seluruh petugas pengamanan, baik itu dari TNI, Pemprov DKI, steward, dan semua yang terlibat termasuk dari pengawalan dari teman-teman Jakmania,” tutup Budi.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ajak Polwan Tunjukkan Prestasi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ajak Polwan Tunjukkan Prestasi

    One Police Woman, Extraordinary Impact, Kapolda Sumsel Ajak Polwan Tunjukkan Prestasi

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. mendorong seluruh Polisi Wanita (Polwan) jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Pesan tersebut disampaikan Kapolda Sumsel saat menghadiri Syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia di Polda Sumatera Selatan, Selasa (8/9/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan pengabdian Polwan sekaligus mengevaluasi kontribusi dan manfaat yang telah diberikan bagi masyarakat maupun institusi Polri.

     

    Mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”, Kapolda berharap setiap Polwan mampu memberikan kontribusi terbaik melalui pengabdian, profesionalisme, integritas dan keteladanan.

     

    “Dengan mengusung tema One Police Woman, Extraordinary Impact, saya berharap setiap Polwan mampu terus memberikan kontribusi dan dampak positif yang extraordinary, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pengabdian, profesionalisme, integritas, dan keteladanan,” ujar Kapolda.

     

    Kapolda mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-78 Polwan, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, edukasi kepada masyarakat hingga kegiatan Polwan Goes to School. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran Polwan di tengah masyarakat.

     

    Kapolda menegaskan bahwa peran Polwan saat ini telah berkembang di hampir seluruh fungsi kepolisian. Karena itu, Polwan tidak boleh dipandang sekadar sebagai pelengkap organisasi, melainkan menjadi bagian penting yang turut menyempurnakan pelaksanaan tugas Polri.

     

    “Polwan bukan hanya sebagai pelengkap dalam institusi, tetapi Polwan merupakan sosok yang menjadi penyempurna dalam institusi kepolisian. Kehadirannya membawa ketegasan yang humanis, keberanian yang disertai empati, serta profesionalisme yang membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

     

    Di tengah perkembangan teknologi dan kompleksitas tantangan tugas kepolisian, Kapolda meminta seluruh Polwan tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan. Integritas, etika dan kehormatan institusi harus tetap menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

     

    Kapolda juga kembali mengingatkan prinsip pelayanan yang terus ditanamkan di lingkungan Polda Sumsel bahwa masyarakat merupakan pihak yang harus memperoleh manfaat dari setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    “Jangan menyalahgunakan kewenangan. Ingat bahwa juragan kita adalah rakyat. Oleh karena itu, apa pun yang kita kerjakan, muaranya harus kita pertanggungjawabkan kepada rakyat. Keberhasilan tugas kita dibuktikan dengan hadirnya rasa aman, keadilan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda turut menyoroti berbagai prestasi Polwan di sejumlah bidang, mulai dari pembinaan generasi muda, olahraga hingga kiprah di tingkat internasional. Salah satu sosok yang disebut adalah Ibu Sumy Hastry, seorang Polwan sekaligus dokter yang memiliki keahlian di bidang forensik.

     

    Kapolda menjadikan kiprah tersebut sebagai contoh bahwa kompetensi yang terus diasah dapat menjadi modal penting untuk menghasilkan prestasi sekaligus memberikan kontribusi bagi pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    Kapolda menekankan bahwa kesempatan bagi Polwan untuk berkembang dan meraih prestasi terbuka luas. Karena itu, seluruh Polwan diminta tidak pesimistis menghadapi keterbatasan maupun tantangan dalam perjalanan karier.

     

    “Jangan pesimis dengan situasi dan kondisi serta segala keterbatasan yang ada. Yakinlah bahwa semua Polwan mempunyai hak yang sama dengan Polki. Apabila teman-teman mampu, maka akan bisa meraih prestasi seperti halnya yang lainnya,” pesannya.

     

    Kapolda kemudian memberikan contoh kiprah Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., yang saat ini dipercaya memimpin satuan kewilayahan di jajaran Polda Sumsel. Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi adalah Mobil Senyum di wilayah Ogan Ilir.

     

    Program tersebut dilaksanakan melalui patroli Polwan pada waktu pelaksanaan salat Jumat sekaligus dimanfaatkan untuk menyapa masyarakat dan melaksanakan Jumat Curhat. Menurut Kapolda, inovasi tersebut menunjukkan kemampuan Polwan menghadirkan kreativitas dalam pelayanan yang humanis sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

     

    “Saya sebagai pimpinan di Polda Sumatera Selatan membuka ruang seluas-luasnya bagi Polwan untuk bisa berkiprah dan berprestasi, baik untuk karier maupun untuk sekolah. Tentunya, tunjukkan prestasimu,” kata Kapolda.

     

    Meski demikian, Kapolda mengingatkan bahwa Polwan juga memiliki tanggung jawab yang tidak ringan, terutama bagi mereka yang telah berkeluarga. Keteladanan para senior Polwan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk tetap profesional tanpa mengabaikan tanggung jawab keluarga.

    Kapolda pun menggelorakan semangat agar tidak ada kata mundur bagi Polwan dalam meningkatkan kemampuan dan memberikan karya terbaik bagi institusi.

    “Tidak ada kata mundur bagi Polwan untuk berprestasi. Tidak ada gigi mundur bagi Polwan untuk bisa berkompeten. Tidak ada gigi mundur bagi Polwan untuk memberikan warna terbaik bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia,” tegasnya.

     

    Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dibangun dengan bekerja sendiri-sendiri. Polwan dan Polki harus menjadi satu kesatuan dengan membangun superteam yang solid dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

     

    “Kita tidak mungkin menjadi Superman atau Superwoman yang bekerja sendiri dan menganggap semua bisa diselesaikan sendiri. Kita membutuhkan teman-teman yang bisa membangun superteam, yaitu tim yang kuat untuk menyelesaikan semua permasalahan yang kita hadapi,” ujarnya.

     

    Semangat tersebut, lanjut Kapolda, harus diwujudkan dengan bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas dalam menggelorakan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Nian.”

     

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pesan Kapolda menjadi motivasi bagi seluruh Polwan untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.

     

    “Polwan memiliki ruang yang sama untuk berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik. Kompetensi, integritas dan kepedulian harus terus berjalan beriringan. Harapannya, kehadiran setiap Polwan benar-benar memberikan manfaat dan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Nandang.

     

    Syukuran Hari Jadi ke-78 Polwan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa setiap Polisi Wanita tidak hanya hadir menjalankan tugas, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan membawa perubahan positif.

    Melalui kompetensi, integritas, keteladanan, empati dan kerja sama dalam membangun superteam, Polwan Polda Sumsel diharapkan terus memberikan “Extraordinary Impact” bagi masyarakat, bangsa dan negara, sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.

    `
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Bekasi, Polisi Bagikan Masker

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Bekasi, Polisi Bagikan Masker

    Foto: Polres Metro Bekasi Kota turun ke jalan membagikan masker antisipasi abu vulkanik Anak Krakatau. (dok. Istimewa)
    Bekasi – Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Bekasi. Mengantisipasi hal itu, Polres Metro Bekasi Kota turun membagikan masker kepada para pengendara.
    Kegiatan pembagian masker ini berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, serta ruas jalan lain yang ramai dilalui warga. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana ikut turun membagikan masker kepada warga, Minggu (6/9/2026).

    Pembagian diprioritaskan bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan, antara lain pengendara, pengemudi ojek daring, pengemudi angkutan umum, pedagang, petugas parkir, dan pejalan kaki. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

    Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah tersebut merupakan wujud pelayanan sekaligus kesiapsiagaan kepolisian, sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah kondisi bencana.

    “Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Putu Kholis.

    Ia mengingatkan bahwa abu vulkanik dapat memicu iritasi pada mata, hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan perlu memperoleh perhatian lebih.


    Polres Metro Bekasi Kota turun ke jalan membagikan masker antisipasi abu vulkanik Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). Foto: dok. Istimewa
    “Perlindungan diri tidak perlu menunggu munculnya keluhan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker dengan benar, lindungi mata, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan yang berlanjut,” ujarnya.

    Putu Kholis juga meminta warga tetap tenang dan cermat menyikapi informasi yang beredar.

    “Waspada bukan berarti panik. Ketenangan harus disertai kedisiplinan dalam memilih informasi. Jadikan kanal resmi BMKG, PVMBG, dan pemerintah sebagai rujukan agar setiap langkah didasarkan pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

    Berdasarkan pemantauan BMKG pada Minggu pukul 08.00 WIB, sebaran abu vulkanik di atmosfer teridentifikasi meliputi Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, hingga Bengkulu. Sementara itu, PVMBG menyatakan episode erupsi menerus telah berakhir, tetapi aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).